Fasisme dikenal sebagai sebuah ideologi yang muncul dan berkembang di abad ke-20. Namun akar ideologi ini, yang mengagung-agungkan perang dan kekerasan, ternyata berasal dari masa lampau, tepatnya Sparta. Ideologi ini menyebar cepat ke seluruh dunia pasca Perang Dunia I, dengan penguasa fasis yang meraih kekuasaan di Jerman dan Italia khususnya, tapi juga di negara-negara seperti Spanyol dan Jepang. Disebabkan oleh fasisme, masyarakat di negara-negara ini sangat menderita dan menjadi korban kekejaman yang mengerikan. Dalam film ini, Anda akan mengkaji asal usul ideologi fasis yang berdiri di atas kebudayaan pagan (penyembah berhala), serta hubungannya dengan teori evolusi Darwin, yang telah menjadi landasan berpijak berbagai ideologi biadab di seluruh dunia, dari abad ke-19 hingga kini.
Di berbagai belahan dunia, terdapat banyak manusia yang tertindas dan teraniaya. Mereka hidup sangat miskin, tanpa rumah dan tempat berlindung. Mereka rentan terjangkiti penyakit dan, kalaupun ada, layanan kesehatan yang mereka terima kuranglah memadai. Hanya ada satu jalan keluar bagi ketidakadilan, kekacauan, ketakutan, pembantaian, kelaparan, kemiskinan dan penindasan di dunia ini: akhlak Qur’ani; seperti rela berkorban demi kebaikan orang lain, saling berkasih sayang dan berbuat adil terhadap sesama. Saksikan film ini untuk memahami bahwa satu-satunya jalan keselamatan bagi kaum lemah, teraniaya, fakir dan miskin tersebut adalah dengan menerapkan petunjuk Al Qur’an, yang diturunkan untuk seluruh umat manusia.
Pengamatan ilmiah memperkenalkan manusia kepada rahasia penciptaan, dan akhirnya kepada ilmu, hikmah, dan kekuasaan Tuhan yang tak terbatas. Albert Einstein berkata, ”Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang”. Artinya, tanpa arahan agama, ilmu pengetahuan tidak dapat berkembang dengan benar, bahkan membuang-buang waktu dalam mencapai hasilnya. Lebih buruk lagi, seringkali kegiatan ilmiah itu tidak membuahkan hasil. Sebagai agama yang menghargai akal, Islam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan. Saksikan film ini untuk memahami bagaimana Al Qur’an membuka pintu ilmu pengetahuan dengan menyeru manusia memikirkan dan meneliti tanda-tanda penciptaan di sekeliling mereka.
Banyak Hadits mengisyaratkan adanya suatu masa di mana nilai Al Qur’an akan menang dan tersebar luas di seluruh penjuru bumi. Masa ini, yang disebut sebagai Zaman Keemasan, akan berlangsung selama lebih dari setengah abad dan, dalam banyak segi, akan menyerupai Zaman Nabi kita (saw) yang diberkahi. Kita menyebut masa ini sebagai Zaman Keemasan karena Nabi memberikan gambaran menyerupai surga untuk zaman tersebut. Tampak dari isyarat ini bahwa kedatangan Imam Al Mahdi, yang dijelaskan oleh Nabi Muhammad (saw), sangatlah dekat. Lalu, pengaruh apakah yang dirasakan umat manusia di dunia dengan datangnya Imam Al Mahdi? Film ini berusaha mencari jawaban atas pertanyaan tersebut. Film ini mencermati perkembangan yang akan terjadi di tingkat dunia menyusul kemunculan Imam Al Mahdi, dan mengkaji ciri-ciri “Zaman Keemasan”. Inilah masa ketika nilai ajaran Al Qur’an akan menang dan tersebar luas, dan manusia akan sampai pada agama yang benar. Dua perkembangan ini akan memunculkan sejumlah dampak besar yang nyata. Anda akan saksikan dalam film ini bagaimana sejumlah perkembangan luar biasa akan terjadi.
Film yang diproduksi oleh Science Research Foundation, sebuah lembaga Harun Yahya, ini menampilkan tanggapan dan kecaman dari kaum Muslimin terhadap terorisme. Diawali dengan peristiwa 11 September, film ini memaparkan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan merupakan dosa besar menurut agama. Ditegaskan pula bahwa terorisme adalah sifat asli ideologi sekuler seperti komunisme, fasisme, dan rasisme. Sebaliknya, seluruh agama wahyu – Islam, Nasrani dan Yahudi – menentang terorisme. Semua agama tersebut bertujuan utama mewujudkan perdamaian dan persaudaraan antarmanusia.
Sepanjang sejarah umat manusia, komunisme telah meninggalkan lembaran-lembaran hitam penuh genangan darah dan deraian air mata. Film ini menyingkap kekejaman biadab kaum komunis Cina terhadap penduduk suku Turki di Turkistan Timur, ladang-ladang pembantaian di Kamboja, warga minoritas Muslim di Kamboja yang menjadi sasaran kekejian, serta generasi tahun 1960-an di dunia Barat yang terjerumus ke dalam ideologi komunis.
Film dokumenter ini menampilkan satu sisi dari teori evolusi yang hingga kini masih tersembunyi. Film ini menyingkap kaitan ideologis antara Darwinisme dan ideologi penindas seperti fasisme dan komunisme. Anda akan menyaksikan dampak penerapan paham Darwinisme di ladang-ladang pembantaian Hitler, Stalin atau Mao.