ADNAN OKTAR :Hz.İsa’nın iniş yeri bir Hıristiyan cemaat içerisine inecektir. O Hıristiyan cemaat de Müslümanlığı çok andıran bir cemaat olacaktır. Geldiği vakit kendi orijinal kıyafetleri, orijinal ayakkabısı, orijinal kıyafetleri üstü tamamen o zamanki kıyafetidir. O kıyafetlerini de göreceğiz inşaAllah, ayakkabısını da göreceğiz, o tertemiz kokusunu da göreceğiz, ta o devirdeki yani o devirdeki kokusuyla gelecek geri yani kokusu bile değişmemiş olacak, mis gibi kokuyor Hz. İsa, o güzel üzerinde kullandığı güzel kokuyla gelecek.
ADNAN OKTAR'IN VATAN TV’DEKİ CANLI RÖPORTAJI (26 Mart 2009)
MUHABİR: Hocam bir aydınlık yapalım, Hz. İsa’da yine Türkiye’ye mi inecek?
ADNAN OKTAR : Evet. İnşaAllah, inşaAllah.
MUHABİR: Mehdi yine Türkiye’de mi olacak?
ADNAN OKTAR : Ayasofya’da beraber namaz kılacaklar inşaAllah Mehdi ile Hz. İsa Aleyhisselam.
Manusia berhubungan dengan alam semesta hanya melalui pancaindra mereka. Tak seorang pun yang dapat mencapai wujud ”dunia luar” yang sesungguhnya, melebihi dari yang dapat dirasakan oleh indranya. Lantas, bagaimana kita tahu bahwa dunia ini tidaklah berbeda dari apa yang kita rasakan melalui indra itu? Film ini mengajak Anda merenungkan pertanyaan penting ini. Saat Anda menyaksikan film ini, akan Anda pahami betapa paham materialis telah keliru karena mengingkari keberadaan Allah dengan menganggap bahwa keberadaan materi bersifat mutlak. Film ini didasarkan atas buku “Timelessness and the Reality of Fate” (”Ketiadaan Waktu dan Hakikat Takdir”) karya Harun Yahya.
Di berbagai belahan dunia, terdapat banyak manusia yang tertindas dan teraniaya. Mereka hidup sangat miskin, tanpa rumah dan tempat berlindung. Mereka rentan terjangkiti penyakit dan, kalaupun ada, layanan kesehatan yang mereka terima kuranglah memadai. Hanya ada satu jalan keluar bagi ketidakadilan, kekacauan, ketakutan, pembantaian, kelaparan, kemiskinan dan penindasan di dunia ini: akhlak Qur’ani; seperti rela berkorban demi kebaikan orang lain, saling berkasih sayang dan berbuat adil terhadap sesama. Saksikan film ini untuk memahami bahwa satu-satunya jalan keselamatan bagi kaum lemah, teraniaya, fakir dan miskin tersebut adalah dengan menerapkan petunjuk Al Qur’an, yang diturunkan untuk seluruh umat manusia.
Banyak Hadits mengisyaratkan adanya suatu masa di mana nilai Al Qur’an akan menang dan tersebar luas di seluruh penjuru bumi. Masa ini, yang disebut sebagai Zaman Keemasan, akan berlangsung selama lebih dari setengah abad dan, dalam banyak segi, akan menyerupai Zaman Nabi kita (saw) yang diberkahi. Kita menyebut masa ini sebagai Zaman Keemasan karena Nabi memberikan gambaran menyerupai surga untuk zaman tersebut. Tampak dari isyarat ini bahwa kedatangan Imam Al Mahdi, yang dijelaskan oleh Nabi Muhammad (saw), sangatlah dekat. Lalu, pengaruh apakah yang dirasakan umat manusia di dunia dengan datangnya Imam Al Mahdi? Film ini berusaha mencari jawaban atas pertanyaan tersebut. Film ini mencermati perkembangan yang akan terjadi di tingkat dunia menyusul kemunculan Imam Al Mahdi, dan mengkaji ciri-ciri “Zaman Keemasan”. Inilah masa ketika nilai ajaran Al Qur’an akan menang dan tersebar luas, dan manusia akan sampai pada agama yang benar. Dua perkembangan ini akan memunculkan sejumlah dampak besar yang nyata. Anda akan saksikan dalam film ini bagaimana sejumlah perkembangan luar biasa akan terjadi.
Dalam film ini, kita akan mempelajari dua kisah kehidupan di alam yang menyanggah teori Darwin, yaitu perangkat penentu arah dari lebah madu dan perjalanan menakjubkan ikan salmon. Dua kisah ini menunjukkan bahwa kehidupan di bumi bukanlah muncul dengan sendirinya tanpa sengaja diciptakan. Makhluk hidup tidaklah terbentuk tanpa sengaja dan tanpa kehendak. Sebaliknya, kehidupan adalah hasil karya cipta dari Pencipta Yang Mahacerdas dan Mahaperkasa.
Pernahkah Anda berpikir bahwa bumi tempat Anda berjalan saat ini sedang bergerak dengan kecepatan 1.670 kilometer per jam? Pernahkah Anda merenungkan mengapa rambut Anda senantiasa tumbuh memanjang, tidak seperti alis dan bulu mata Anda ? Jika tidak demikian, bukankah hal itu akan buruk bagi Anda? Pernahkah Anda memikirkan tentang seluruh peristiwa menakjubkan yang terjadi di dalam tubuh Anda atau yang berlangsung di sekitar Anda? Film ini adalah seruan untuk memikirkan hal-hal tersebut. Sebab, dalam Al Qur’an Allah mengajak kita berpikir tentang makhluk hidup yang Dia ciptakan.